Langsung ke konten utama

PUISI -HALTE BERKARAT

HALTE BERKARAT

by: Pensil Kajoe

Besi-besi rapuh
cokelat menebarkan amis
tempat pertama
saling beradu bibir
terlalu tua,
untuk bercerita
tak lagi ada
bus yang berhenti
masing-masing sembunyi
menunggu waktu
tiba giliran
menyepi
sendiri.
Tumiyang, 16012018





Komentar