BENTHA-BENTHI, TRADISI YANG HILANG
Meski tak tercatat dalam sejarah di buku-buku anak sekolah, namun tradisi ini dulu pernah ada di Desa Tumiyang, sebuah desa di Kabupaten Banyumas.Mengulik jejaknya bukan satu hal yang mudah, sebab para sesepuh pelaku ritual tersebut telah berpulang kehadirat Tuhan YME. Ironisnya, para anak turunannya tak ada yang berminat meneruskan tradisi tersebut.
Bentha-Benthi, sebagai ritual pemanggil hujan, dengan menggunakan media gayung yang didandani layaknya seorang perempuan jawa berikut baskom berisi air bercampur kembang telon (3 jenis bunga), selanjutnya ketika sang pemimpin ritual merapal doa, gayung yang telah didandani tersebut seolah memiliki jiwa, bergerak-gerak seperti melakukan tarian berbau magis.
Seiring tahun berganti, tradisi tersebut mulai ditinggalkan dan bahkan generasi muda sekarang tak banyak yang mengetahui, kalau di tempat tinggalnya pernah ada tradisi jawa tersebut.
260116
Komentar
Posting Komentar