Langsung ke konten utama

PUISI MBELING (ANTOLOGI BIAR MBELING ASAL ELING) #5

PENDEKAR SILAT

ciiatt ciiaatt ciiaaatt...
kisah seorang pendekar silat
baru turun gunung merasa hebat
pamer ilmu pamer jimat

pat gulipat
si pendekar main tipu muslihat
mengaku bak sesosok malaikat
tak ada yang sadar tak ada yang cermat
si pendekar main jilat, main sikat
hutan dibabat
uang dilipat
semuanya diembat
ciiat ciiaatt ciiaaatt...
si pendekar lari secepat kilat
takut ditangkap takut dijerat
ciiat ciiaatt ciiaaatt...
peluru melesat cepat
dada tertembus si pendekar sekarat
ajal menjemput
riwayatnya tamat.
22102016

Komentar

Postingan populer dari blog ini

JANGAN BERSEDIH MESKI NASI SUDAH MENJADI SEMANGKUK BUBUR

PERENUANGAN #2...

METAMORFOSIS Telur -> Ulat -> Kepompong -> Kupu-Kupu Bukan proses yang sederhana. Boleh dikatakan sangat istimewa. Betapa tidak, perjalanan “to be” tersebut begitu panjang; banyak aral rintangan di sepanjang perjalanan. Entah faktor alam atau faktor predator.             Coba perhatikan dengan seksama, ketika masih berwujud telur, bahaya pun mulai mengintai; dari mulai dimangsa serangga atau dimusnahkan oleh manusia. Disaat telur menetas menjadi ulat, kembali cobaan mendera, bisa dipatuk burung dan lagi-lagi peran manusia ikut andil memusnahkannya dengan menyemprotkan cairan beracun. Tak sedikit dari mereka yang mati, namun ada juga diantara mereka yang   dan meneruskan perjuangannya   “to be.”             Meskipun demikian, penderitaan tidak cukup sampai di situ saja. Masih tetap berlanjut saat si ulat melakukan meditasi menyempurnakan wuju...

CINTA, CINTA, CINTA...

anak muda jatuh cinta anak muda putus cinta anak muda mencari cinta manusia butuh cinta cinta datang cinta pergi cinta melukai tak usah kau kejar dia yang pergi tak perlu menangis untuk yang melukai dengan seringai tajam berambisi cinta akan datang cinta akan menemani bukan dia tapi ada yang mengganti tenanglah, itu kiriman dari Illahi. 24102016