Jika agama kita ibaratkan seperti menyeduh secangkir teh, mungkin tak ada perdebatan di dalamnya. Masing-masing orang memiliki cara yang berbeda, seperti berikut:
Ketiga cara tersebut sama-sama menghasilkan secangkir teh dengan rasa yang sama. Begitu juga dengan umat beragama. Meskipun tata cara keagamaan berbeda, tetapi kita berasal dari satu unsur yang sama, yaitu: TUHAN>
Tumiyang, Pekuncen, 16112015
- Masukan teh, gula, lalu menuangkan air panas ke dalam cangkir.
- Masukan teh, menuangkan air panas, kemudian baru masukan gula ke dalam cangkir
- Menuang air panas ke dalam cangkir, baru kemudian memasukan teh beserta gula ke dalamnya.
Ketiga cara tersebut sama-sama menghasilkan secangkir teh dengan rasa yang sama. Begitu juga dengan umat beragama. Meskipun tata cara keagamaan berbeda, tetapi kita berasal dari satu unsur yang sama, yaitu: TUHAN>
Tumiyang, Pekuncen, 16112015
Komentar
Posting Komentar