Menjadi seorang Ibu ternyata tak mudah, lebih berat dibanding menjadi seorang ayah. Seorang ibu bisa bangun lebih awal dari matahari dan suara kokok ayam jago dini hari. Saat udara begitu dingin dan orang-orang masih meringkuk dalam selimut.
Namun, apa yang dilakukan oleh perempuan tersebut tak pernah trcatat dan serigkali dilupakan; bahkan oleh dirinya sendiri.
Mungkin peringatan Hari Ibu tak cukup layak sebagai apresiasi kepada seorang ibu, karena peringatan tersebut hanya sebatas seremonial tahunan yang tak pernah dikaji kedalamannya.
Ibu, lebih layak diberi gelar pahlawan. Seperti beberapa tahun lalu, di negeri ini; ada satu acara penganugerahan gelar kepahlawanan bagi mereka yang konon pernah berjasa pada republik ini. Dan seorang ibu tak pernah mengharapkan pemberian gelar semacam itu, ataupun bintang jasa sekalipun. Ia hanya ingin kasih sayang serta kesetiaan tulus dari suami dan anak-anaknya.
Ibu adalah uiversitas terbaik di seluruh dunia. Kalau kita sebagai anak didiknya, mampu belajar dan memahami apa saja yang diajarkan, tentang cinta, kasih sayang, dan sopan santun. Maka, tak mustahil kita akan lulus dengan predikat cum laude sebagai anak sholeh.
Ibu, apapun sebutannya, entah itu bunda, mama, biyung, simbok,umi, atau momy. beliau tetap seorang perempuan mulia, yang tak bisa digantikan oleh apapun
Ibu adalah surga yang sebenarnya. Jangan sampai sebagai anak, kita merusak keindahan surga tersebut dengan luka dan airmata.
Tumiyang, Pekuncen, 20112015
Komentar
Posting Komentar